Buku Polusi Udara dan Kesehatan Masyarakat mengkaji secara mendalam persoalan pencemaran udara sebagai salah satu tantangan utama dalam bidang kesehatan masyarakat di masa kini. Udara yang seharusnya menjadi penopang kehidupan justru tercemar oleh berbagai zat berbahaya yang berasal dari aktivitas manusia, seperti transportasi, kegiatan industri, pembakaran sampah, serta kebiasaan merokok. Penurunan mutu udara ditunjukkan oleh tingginya konsentrasi polutan seperti PM2,5, PM10, karbon monoksida, nitrogen dioksida, dan berbagai senyawa toksik lain yang berdampak pada meningkatnya gangguan pernapasan, penyakit jantung, hingga risiko kematian dini. Buku ini menegaskan bahwa pencemaran udara tidak semata-mata menjadi persoalan lingkungan, melainkan juga berkaitan erat dengan aspek sosial, ekonomi, dan kebijakan publik.
Pada bab pertama, dibahas secara khusus pencemaran udara yang berasal dari asap rokok dan dampaknya terhadap kesehatan individu maupun masyarakat luas. Rokok, baik rokok konvensional maupun rokok elektronik, mengandung ribuan bahan kimia berbahaya yang dapat merusak sistem pernapasan, sistem kardiovaskular, organ reproduksi, serta kesehatan gigi dan mulut. Paparan asap rokok pasif menjadi ancaman serius, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia, khususnya di ruang publik. Bab ini juga mengulas faktor psikologis, sosial, dan budaya yang memengaruhi perilaku merokok, termasuk pengaruh iklan, lingkungan sosial, dan norma yang berkembang di masyarakat. Meskipun berbagai kebijakan pengendalian rokok telah diterapkan, pelaksanaannya dinilai belum maksimal akibat lemahnya pengawasan dan masih tingginya angka perokok, termasuk di kalangan anak-anak.













Reviews
There are no reviews yet.