Sale!

Patriot Digital: Integrasi Pendidikan Karakter dan Literasi Media Digital dalam Transformasi Pendidikan Kepolisian Era Disinformasi

Original price was: Rp100.000.Current price is: Rp75.000.

Penulis:

Albino Mauzino

Tri Susanti

ISBN: 978-634-7696-37-3

Sinopsis:

Buku berjudul “Patriot Digital: Integrasi Pendidikan Karakter dan Literasi Media Digital dalam Transformasi Pendidikan Kepolisian Era Disinformasi”. Perubahan teknologi informasi telah mengubah wajah keamanan modern. Ancaman terhadap negara tidak lagi hanya hadir dalam bentuk konflik fisik, kriminalitas konvensional, atau gangguan ketertiban umum, tetapi juga berkembang melalui ruang digital dalam bentuk disinformasi, manipulasi informasi, dan perubahan persepsi publik terhadap institusi negara. Kondisi ini menuntut perubahan paradigma dalam pendidikan aparat negara, khususnya kepolisian, agar mampu membentuk personel yang tidak hanya profesional secara teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kompetensi digital.

Category: Tags: ,

Buku berjudul “Patriot Digital: Integrasi Pendidikan Karakter dan Literasi Media Digital dalam Transformasi Pendidikan Kepolisian Era Disinformasi”. Perubahan teknologi informasi telah mengubah wajah keamanan modern. Ancaman terhadap negara tidak lagi hanya hadir dalam bentuk konflik fisik, kriminalitas konvensional, atau gangguan ketertiban umum, tetapi juga berkembang melalui ruang digital dalam bentuk disinformasi, manipulasi informasi, dan perubahan persepsi publik terhadap institusi negara. Kondisi ini menuntut perubahan paradigma dalam pendidikan aparat negara, khususnya kepolisian, agar mampu membentuk personel yang tidak hanya profesional secara teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kompetensi digital.

Buku Patriot Digital: Integrasi Pendidikan Karakter dan Literasi Media Digital dalam Transformasi Pendidikan Kepolisian Era Disinformasi menawarkan sebuah gagasan konseptual mengenai model pengembangan aparat negara modern yang mengintegrasikan pendidikan karakter, patriotisme, etika profesi, dan literasi media digital. Buku ini berangkat dari kajian mengenai pendidikan Bintara Polisi Nasional Timor-Leste (PNTL) di Centro de Formação da Polícia Nacional de Timor-Leste (CFP-PNTL) yang menunjukkan bahwa pembentukan aparat negara tidak hanya berlangsung melalui transfer pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga melalui proses internalisasi nilai, budaya organisasi, disiplin, keteladanan, dan pengalaman pendidikan.

Buku ini memperkenalkan konsep Patriot Digital sebagai paradigma baru dalam pendidikan aparat negara. Patriot Digital menggambarkan sosok aparat yang mampu mengintegrasikan lima unsur utama: integritas moral, kesadaran kebangsaan, profesionalisme pelayanan publik, literasi media digital, dan tanggung jawab dalam ruang informasi. Konsep ini menegaskan bahwa teknologi tidak dapat dipisahkan dari karakter manusia yang menggunakannya. Kemampuan digital harus diarahkan oleh nilai moral agar teknologi menjadi instrumen penguatan keamanan dan kepercayaan publik.

Pembahasan buku ini dimulai dengan perubahan lanskap keamanan modern yang menjadikan ruang digital sebagai arena baru dalam keamanan nasional. Selanjutnya, buku membahas hubungan antara kepolisian, integritas, dan legitimasi publik, serta menjelaskan bagaimana patriotisme modern mengalami perkembangan makna dalam konteks aparat negara. Buku ini kemudian menguraikan pendidikan karakter dan literasi media digital sebagai dua fondasi utama pembentukan Patriot Digital.

Pada bagian selanjutnya, buku menjelaskan model konseptual Patriot Digital yang menghubungkan pendidikan karakter, kesadaran kebangsaan, literasi media digital, perilaku profesional, dan kepercayaan publik. Model tersebut kemudian dikontekstualisasikan dalam pendidikan kepolisian CFP-PNTL dengan membahas peran lembaga pendidikan, budaya organisasi, instruktur, kurikulum, metode pembelajaran, dan sistem evaluasi dalam membentuk aparat yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Buku ini juga menawarkan strategi implementasi Patriot Digital dalam pendidikan aparat negara melalui pengembangan kurikulum integratif, penguatan kompetensi instruktur, pembangunan budaya organisasi digital, serta pengembangan sistem evaluasi yang mengukur aspek pengetahuan, sikap, dan perilaku. Dengan pendekatan tersebut, pendidikan aparat tidak hanya menghasilkan individu yang mampu menjalankan tugas, tetapi juga membentuk manusia profesional yang mampu menjaga keamanan dalam ruang fisik maupun ruang digital.

Patriot Digital relevan bagi akademisi, peneliti, praktisi pendidikan kepolisian, pembuat kebijakan, dan lembaga pendidikan aparat negara yang memiliki perhatian terhadap transformasi keamanan dan pembangunan sumber daya manusia aparatur. Buku ini menawarkan perspektif bahwa masa depan kepolisian tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menghadapi ancaman, tetapi juga oleh kemampuan membangun kepercayaan masyarakat melalui karakter, kompetensi, dan tanggung jawab digital.

Pada akhirnya, buku ini menegaskan bahwa aparat negara masa depan bukan hanya penjaga keamanan, tetapi juga penjaga informasi, penjaga nilai, dan penjaga kepercayaan publik. Patriot Digital menjadi gambaran aparat modern yang tetap berakar pada nilai pengabdian, namun mampu menghadapi kompleksitas dunia digital.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Patriot Digital: Integrasi Pendidikan Karakter dan Literasi Media Digital dalam Transformasi Pendidikan Kepolisian Era Disinformasi”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shopping Cart