Buku Model Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Kabupaten Sigi ini mengusulkan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam proses pendidikan, khususnya dalam meningkatkan literasi numerasi aljabar siswa. Penulis mengembangkan model pembelajaran yang mengadaptasi metode pembelajaran berbasis masalah, dengan mempertimbangkan potensi lokal serta budaya masyarakat sekitar. Tujuannya adalah untuk menciptakan pengalaman belajar yang tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga bermakna dalam kehidupan sehari-hari siswa, serta mendalami dan melestarikan kearifan lokal melalui pendidikan.
Buku ini juga menekankan pentingnya penggunaan konteks budaya lokal sebagai sarana untuk menjembatani antara teori pendidikan dengan kenyataan sosial budaya yang dihadapi siswa. Dengan mengintegrasikan elemen-elemen lokal seperti tradisi, bahasa, dan praktik budaya dalam pembelajaran matematika, diharapkan siswa dapat lebih mudah memahami konsep-konsep abstrak, seperti aljabar, dengan cara yang lebih aplikatif dan kontekstual. Melalui pendekatan ini, pembelajaran tidak hanya bertujuan untuk mencapai kompetensi akademik, tetapi juga untuk membentuk karakter dan identitas budaya yang kuat pada siswa.
Dengan dukungan berbagai teori pendidikan seperti konstruktivisme dan kognitivisme, buku ini menawarkan panduan implementasi model pembelajaran berbasis kearifan lokal yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di daerah-daerah yang kaya akan tradisi dan nilai budaya lokal. Diharapkan, model ini bisa menjadi referensi bagi guru untuk merancang pembelajaran yang tidak hanya menyampaikan pengetahuan, tetapi juga mendalami dan menjaga kekayaan budaya yang ada.









Reviews
There are no reviews yet.