Dampak bullying terhadap kesehatan mental remaja dan upaya penanganannya menyajikan kajian komprehensif mengenai fenomena bullying yang masih marak terjadi di berbagai lingkungan kehidupan remaja, mulai dari keluarga, sekolah, pesantren, kampus, hingga ruang digital. Bullying dapat dipahami bukan sekadar perilaku agresif biasa, melainkan bentuk penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan secara sengaja dan berulang terhadap individu yang dianggap lebih lemah, baik secara fisik, verbal, psikologis, maupun sosial. Fenomena ini dianggap sepele atau bagian dari proses pendewasaan, padahal dampaknya sangat serius dan dapat berlangsung dalam jangka panjang.
Melalui pembahasan yang sistematis, ini menegaskan bahwa bullying memiliki konsekuensi besar terhadap kesehatan mental remaja. Korban perundungan dapat berisiko mengalami gangguan psikologis seperti kecemasan, depresi, trauma, penurunan rasa percaya diri, gangguan tidur, hingga dapat menimbulkan pikiran untuk mengakhiri hidup. Dampak tersebut tidak hanya memengaruhi kesejahteraan emosional korban, tetapi juga berdampak pada prestasi akademik, kemampuan bersosialisasi, serta kualitas hidup secara keseluruhan. Dalam beberapa kasus, bullying bahkan dapat memicu siklus kekerasan baru, di mana korban berpotensi menjadi pelaku di kemudian hari.











Reviews
There are no reviews yet.