Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara manusia belajar, berinteraksi, memperoleh informasi, dan membangun pengetahuan. Pembelajaran tidak lagi sepenuhnya terikat pada ruang kelas, waktu tertentu, atau satu jenis perangkat. Smartphone, Learning Management System, artificial intelligence, learning analytics, dan berbagai teknologi digital membentuk lingkungan belajar baru yang semakin fleksibel, terhubung, dan berbasis data. Dalam perubahan tersebut, mobile learning muncul bukan sekadar sebagai pembelajaran melalui perangkat bergerak, tetapi sebagai pendekatan yang memungkinkan pengalaman belajar mengikuti mobilitas peserta didik serta terhubung dengan berbagai konteks kehidupan.
Buku Referensi: Mobile Learning dan Transformasi Pembelajaran Digital membahas perubahan tersebut secara sistematis melalui empat landasan utama. Bab I menguraikan konsep teknologi informasi dan sistem informasi sebagai fondasi transformasi digital pendidikan, mulai dari perkembangan teknologi, komponen sistem, pengelolaan informasi, hingga peran sistem informasi dalam lingkungan pendidikan.
Bab II membawa pembahasan ke dalam praktik pembelajaran digital. Konsep pendidikan digital, teknologi pembelajaran, e-learning, mobile learning, Learning Management System, blended dan hybrid learning, digital learning ecosystem, media dan sumber belajar digital, interaksi, kolaborasi, evaluasi berbasis teknologi, serta kompetensi digital mahasiswa dan pendidik dibahas sebagai bagian dari satu ekosistem pembelajaran yang saling terhubung. Pada bagian ini, teknologi ditempatkan bukan sebagai tujuan, tetapi sebagai sarana untuk merancang pengalaman belajar yang lebih bermakna, fleksibel, interaktif, dan kontekstual.
Bab III mengkaji perkembangan artificial intelligence dan teknologi cerdas dalam pendidikan. Pembahasan mencakup machine learning, deep learning, generative AI, intelligent tutoring system, personalisasi pembelajaran, chatbot pendidikan, learning analytics, AI literacy, serta persoalan etika, privasi, keamanan data, dan tanggung jawab penggunaan AI. Bab ini memperlihatkan bahwa kemajuan teknologi cerdas membawa peluang besar bagi pendidikan, tetapi sekaligus menuntut kemampuan manusia untuk menggunakan dan mengevaluasinya secara kritis.
Selanjutnya, Bab IV menghubungkan transformasi digital dengan computational thinking dan inovasi sistem informasi pendidikan. Decomposition, Pattern Recognition, Abstraction, Algorithmic Thinking, dan Problem solving dan pengembangan inovasi teknologi pendidikan.
Buku ini menempatkan peserta didik dan pendidik sebagai pusat transformasi. Teknologi dapat berubah dengan cepat, tetapi kualitas pembelajaran tetap bergantung pada bagaimana manusia merancang, memilih, menggunakan, mengevaluasi, dan mengintegrasikannya secara pedagogis. Dengan pendekatan konseptual sekaligus aplikatif, buku refrensi ini dapat digunakan sebagai referensi bagi mahasiswa, dosen, guru, peneliti, pengembang teknologi pendidikan, serta pembaca yang ingin memahami hubungan antara teknologi informasi, pembelajaran digital, mobile learning, kecerdasan buatan, computational thinking, dan inovasi pendidikan. Buku Referensi: Mobile Learning dan Transformasi Pembelajaran Digital pada akhirnya mengajak pembaca melihat transformasi pendidikan bukan sebagai proses mengganti ruang kelas dengan layar, melainkan sebagai perubahan ekosistem belajar menuju lingkungan yang semakin terhubung, fleksibel, adaptif, kontekstual, dan tetap berpusat pada manusia.









Reviews
There are no reviews yet.